LoERbTcWHiQxdmcpf4fiSjgWN9qHi76MAUgOelk0

Cara Memperoleh Kode Token Listrik Gratis dari PLN

Jika kamu sudah membaca artikel tentang Kebijakan Listrik Gratis 3 Bulan untuk April, Mei dan Juni 2020 maka kamu sudah tahu jika pemerintah menerapkan kebijakan untuk memberikan pembebasan tagihan kepada pelanggan 450 VA bersubsidi dan diskon atau potongan tagihan untuk pelanggan 900 VA. Perlu diingat ya, tidak semua masyarakat menerima pembebasan dan diskon tagihan listrik ini. Hanya masyarakat tertentu saja yang terdata sebagai penerima subsidi, hal ini ditandai dengan kode golongan yang biasanya tertulis R1. Silakan kamu cek ke struk pembayaran listrik bulan lalu atau struk pembelian token, maka akan terlihat kode golongan atau bisa juga tertulis kode tarif pada struk. Jika tertulis R1M apalagi B sudah pasti kamu bukan penerima kebijakan pembebasan dan diskon ini.

Jika kamu pengguna meteran pascabayar yang membayar tagihan tiap bulan mungkin akan lebih mudah karena tagihan pada bulan April, Mei dan Juni 2020 sudah otomatis dipotong oleh PLN. Namun jika kamu penerima kebijakan ini tapi jumlah tagihan bulan April 2020 nya masih normal, silakan tunggu sampai tanggal 11 ya, karena PLN sedang berusaha untuk input data terbaru dalam 1 minggu ini. Jika total tagihan masih normal, artinya pihak PLN masih dalam proses input. Tapi jika kamu bukan penerima kebijakan ini, langsung bayar saja tagihan listriknya sebelum tanggal 20 agar tidak kena denda.

Untuk pengguna meteran prabayar atau yang biasa kita sebut meteran token, pelanggan perlu melakukan klaim agar memperoleh kode token listrik gratis dari PLN. Klaim bisa dilakukan 1 bulan sekali dari April sampai Juni 2020, sehingga total bisa klaim 3 kali. Untuk cara klaim nya silakan bisa disimak panduan berikut ya. Ada dua panduan yaitu melalui website resmi PLN dan juga melalui whatsapp resmi.

MELALUI WEBSITE RESMI PLN

Untuk memperoleh token gratis, pastikan golongan kamu adalah golongan penerima subsidi. Biasanya kode golongannya adalah R1 atau RIT. Jika golongan kamu R1M atau golongan lain, dipastikan kamu tidak mendapat kode token listrik gratis dari PLN.

Buka Website Resmi PLN

Silakan buka website resmi PLN melalui browser di HP atau komputer. Website resmi PLN yaitu pln.co.id atau bisa juga kamu akses layanan.pln.co.id atau bisa langsung kamu klik disini. Jika kamu sudah membuka website resmi PLN silakan kamu pilih menu Gratis/Diskon.
Gambar 1. Buka website resmi PLN kemudian pilih menu Gratis/Diskon.

Akan terlihat sebuah kolom pencarian ID Pelanggan (IDPEL) silakan masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meteran listrik kamu, kemudian tekan tombol Cari. Kolom mana yang dimasuksud silakan lihat gambar 2 dibawah ini ya.
Gambar 2. Masukkan ID Pelanggan di kolom tersedia kemudian tekan tombol Cari.

Silakan ditunggu beberapa saat maka kode token akan muncul pada kolom Keterangan. Silakan masukkan kode token tersebut ke meteran, besaran rupiah kompensasi yang kamu dapat sesuai dengan yang tertera pada kolom Info Pelanggan. Untuk jumlah kWh yang didapat bisa kamu lihat di kolom kWh pada Info Pelanggan atau pada kolom Keterangan juga terlihat.
Gambar 3. Kode token gratis akan muncul.
JANGAN INPUT KODE TOKEN MILIK PELANGGAN LAIN KARENA BISA MENYEBABKAN METERAN TERBLOKIR!
Kamu bisa melakukan klaim seperti langkah di atas hanya satu kali dalam sebulan pada bulan April, Mei, dan Juni 2020. Semoga dengan adanya kebijakan ini dapat meringankan beban orang-orang yang membutuhkan.

MELALUI WHATSAPP

Jika kamu kesulitan membuka website PLN, alternatif untuk melakukan klaim kode token bisa melalui aplikasi berkirim pesan WhatsApp atau biasa kita bilang WA dengan nomor 08122-123-123.

Simpan Nomor WA PLN

Silakan simpan nomor 08122123123 di HP kamu kemudian chat ke WhatsApp ke nomor tersebut. Setelah itu ikuti instruksi yang diberikan.

Semoga informasi dalam artikel Cara Memperoleh Kode Token Listrik Gratis dari PLN ini bisa bermanfaat. Silakan sebarkan dan infokan ke yang membutuhkan. Jangan sampai ada oknum-oknum yang merupiahkan kode token gratis ini.
M Faishal Hidayat
M Faishal Hidayat, lahir di Cianjur tapi besar di Bogor. Kuliah manajemen dan ekonomi tapi sangat tertarik dengan dunia teknologi khususnya segala sesuatu yang berhubungan dengan website.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment